Sinema Indonesia Bersinar di Roma

Roma, Kabarbelanda.com – Suasana hangat menyelimuti Cinema Farnese saat karya-karya sineas Indonesia hadir dalam panggung internasional Asian Film Festival (AFF) ke-23. Melalui “Indonesian Day” yang digagas KBRI Roma, Indonesia tidak sekadar menayangkan film, tetapi juga menghadirkan cerita, emosi, dan identitas budaya kepada publik Italia serta komunitas global.

Di tengah sorotan lampu festival, Duta Besar RI untuk Italia, Junimart Girsang, menyampaikan optimisme terhadap masa depan perfilman Indonesia. Ia melihat geliat industri ini sebagai cerminan kreativitas generasi baru yang terus berkembang dan semakin diakui dunia.

“Kami berharap film-film ini dapat menginspirasi dan mempererat pemahaman publik Italia tentang Indonesia. Apresiasi kami sampaikan kepada panitia AFF atas dukungan berkelanjutannya dalam mewujudkan Indonesian Day.”

Pernyataan itu terasa hidup di antara penonton yang menyaksikan beragam kisah dari Indonesia—dari romansa, refleksi sosial, hingga eksperimen artistik. AFF sendiri telah menjadi ruang pertemuan penting bagi sinema Asia sejak 2003, menghadirkan puluhan film dari berbagai negara setiap tahunnya.

Tahun ini, Indonesia membawa empat film: Midnight in Bali, Rangga dan Cinta, Whisper in the Dabbas, dan Siapa Dia karya Garin Nugroho. Masing-masing menawarkan sudut pandang unik tentang kehidupan, identitas, dan dinamika masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan