Indonesia Bidik Perluasan Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi Nomor Satu di Belanda

Kabarbelanda.com – Indonesia menjajaki potensi kerja sama yang lebih luas antar perguruan tinggi. Salah satunya dengan perguruan tinggi dan lembaga riset nomor satu di Belanda, Wageningen University and Research (WUR).

“Selama ini kerja sama antara WUR dan perguruan tinggi di Indonesia hanya dengan beberapa universitas di Pulau Jawa, kita perlu memperluasnya dengan perguruan tinggi di luar Pulau Jawa,” kata Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas saat mengunjungi Wageningen, Selasa (21/9).

Beberapa kerja sama berbasis penelitian telah dijalin WUR dan sejumlah universitas di Pulau Jawa seperti Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

”Universitas lain di Indonesia juga memiliki potensi yang sama dengan universitas yang selama ini lebih dikenal,” kata Dubes RI.

Delegasi Indonesia yang dipimpin langsung Dubes Mayerfas diterima oleh Rektor WUR, Prof. Arthur Mol, beserta jajarannya antara lain Kalyan Guntuboyina, Account Manager of Asia, Prof. Henk Hogeveen, Head of Indonesia Working Group, Dr. A Jan Vergagen, peneliti National Agricultural Research Institute (DLO).

Rektor WUR, Prof. Arthur Mol mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia merupakan bagian penting dalam proses internasionalisasi WUR. “Indonesia merupakan mitra strategis, karena itu hubungan dengan perguruan tinggi di Indonesia sudah semestinya ditingkatkan dan diperluas,” kata Prof. Mol.

Secara khusus Dubes Mayerfas meminta agar WUR menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki Fakultas Pertanian di luar Pulau Jawa.

Atase pendidikan dan kebudayaan Agus Setia budi mengatakan kerja sama dan kolaborasi antar perguruan tinggi berbasis riset dan teknologi ini sangat strategis.

”Secara umum kosentrasi riset WUR adalah agriculture, technical and engineering subject. Jadi memang banyak universitas di daerah lain di Indonesia yang potensial untuk pengembangan teknologi pertanian termasuk pangan dan melakukan diversifikasi sumber daya alam yang melimpah. Termasuk meningkatkan kualitas riset agrikultural dari berbagai aspek. Misalnya riset untyuk teknologi makanan,” kata Agus Setiabudi kepada Yuke Mayaratih dari Kabarbelada.com.

Kedua belah pihak  sepakat membuat kegiatan untuk mempertemukan pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia yang berpotensimenjalin kerja sama  pada Dies Natalis WUR Maret 2023.

BACA JUGA :   Pasar Kopi Indonesia 2022, Upaya UKM Merambah Pasar Kopi Eropa

Universitas Wageningen atau (WU) berdiri sejak 1918. Perguruan tinggi tersebut memegang peranan penting dibidang pendidikan dan penelitian. Terutama bidang tumbuhan, hewan, lingkungan, agro-tekhnologi dan ilmu-ilmu social.

WU juga termasuk salah satu pusat pendidikan dan penelitian di bidang life sciences dan pengelolaan sumber daya alam. Keberadaan WU berperan penting di kota Wageningen, sehingga motto kota Wageningen yaitu “City of Life Sciences”.

Perkembangan selanjutnya, WU kemudian berkolaborasi dengan National Agricultural Research Institute (DLO), sehingga namanya menjadi Wageningen University and Research Centre (Wageningen UR). System pendidikan berbasis pada fundamental-strategic-applied research yang inovatif.

Struktur oganisasi Wagenigen University, antara lain Environmental Science dan Agrotechnology dan Food Science. Saat ini WUR menempati posisi salah satu universitas terbaik dunia dan sebagai universitas nomor satu di Belanda selama tujuh belas tahun berturut-turut.

Universitas tersebut terdaftar di nomor 59 di dunia oleh Times Higher Education Ranking dan yang terbaik di dunia di bidang pertanian dan kehutanan oleh QS World University Rankings, periode 2016–2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4  +  2  =