Lesehan dan Tumpengan Meriahkan Hari Kemerdekaan ke-78 di Belanda

Kabarbelanda.com –  Tumpengan dan lesehan memeriahkan suasana Hari Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia di Belanda.

Lebih dari seribu diaspora Indonesia di Belanda menghadiri acara perayaan Hari Ulang Tahun ke-78 Republik Indonesia tersebut.

Peringatan Hari Kemerdekaan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih di Kedutaan Besar RI (KBRI Den Haag).

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas menyerahkan bendera kepada Rabianna Laykanissa Siregar. (Foto: KBRI Den Haag)

Adalah Filza Hubbina Sugiri, Ardiyah Mayrizka Sulanjana, dan Almira Indarto, tiga siswi sekolah menengah dari Indonesia, didaulat sebagai pengibar bendera sang saka merah putih dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2023 di Belanda.

Ketiganya terpilih dari 25 Pasukan Pengibar Bendera, atau Paskibra, yang telah berlatih sejak tanggal 3 Juli tahun ini, untuk menunaikan tugas yang berat sekaligus membanggakan.

Merah putih pun berhasil dinaikkan ke puncak tiang bendera di tengah cuaca cerah dan langit biru, satu hal yang istimewa di negeri kincir angin yang sering diguyur hujan.

Namun tradisi pengibaran bendera oleh Paskibra yang dilatih langsung oleh jajaran staf gabungan dari kantor Atase Pertahanan, Atase Udara, dan Atase POLRI KBRI Den Haag selama ini selalu tertunaikan dengan baik dalam kondisi cuaca apa pun.

Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas, yang berperan sebagai inspektur upacara menyerahkan bendera kepada pembawa baki dari Paskibra, yaitu Rabianna Laykanissa Siregar.

Upacara yang dimulai tepat pukul 10.00 pagi waktu setempat berlangsung khidmat dan lancar di bawah komandan upacara, Kolonel Angkatan Laut (P) Muhamad Wirda Prayogo, Atase Pertahanan KBRI Den Haag.

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dalam rangka HUT RI ke-78 ini menjadi upacara kedua kalinya yang dihadiri oleh WNI dan masyarakat luas secara terbuka sejak diangkatnya pembatasan COVID dari awal tahun 2022 lalu.

Di tahun kedua ini, warga yang hadir pun meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya antusiasme, semangat dan rasa cinta tanah air yang masih kuat melekat di kalangan diaspora Indonesia di Belanda.

Tak kurang dari 1.200 warga masyarakat yang datang dari seluruh pelosok negeri, bahkan termasuk yang sedang liburan dari Jerman, turut memadati halaman belakang Sekolah Indonesia Den Haag (SIDH) Wassenaar, Belanda, tempat acara dilangsungkan.

Peserta upacara mengenakan pakaian adat dan batik aneka rupa dan warna simbolisme kekayaan budaya Nusantara.

Upacara pun terasa paripurna dengan tradisi tumpeng tasyakuran dipimpin Dubes RI serta pemberian penghargaan.

Selanjutnya kegiatan dirangkaikan dengan acara ramah tamah dan gebyar panggung hiburan rakyat yang disediakan untuk masyarakat bersama-sama berpartisipasi memeriahkan dan merayakan kemerdekaan RI.

Hiburan lengkap dari tarian, band, musik pop dan dangdut, puisi, angklung, permainan khas tujuh-belasan, hingga poco-poco bersama. Di bawah tenda-tenda besar yang didirikan, masyarakat juga disuguhi makanan dan minuman khas Indonesia, pameran karya siswa-siswi SIDH, serta layanan perbankan seluler dari BNI Amsterdam.

(Sumber: KBRI Den Haag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




Enter Captcha Here :