Penulis: Yuke Mayaratih
Deventer, Kabarbelanda.com – Pemerintah Belanda kembali menetapkan peringatan Kode Oranye atau tanda waspada dan bisa membahayakan karena cuaca buruk, menyusul cuaca ekstrem berupa badai salju yang melanda hampir seluruh wilayah negara itu sejak akhir pekan lalu.
Hujan salju yang turun terus menerus secara berkala sejak Sabtu, 3 Januari lalu, membuat tumpukan salju mencapai 5 sampai 10 senti meter, bahkan di beberapa lokasi mencapai ketinggian 15 sampai 17 sentimeter.
Warga Belanda diharapkan tidak keluar rumah karena cuaca badai salju yang cukup intens. KNMI atau Institut Meteorologi Kerajaan Belanda mengatakan cuaca ini akan terus berlangsung sampai akhir pekan.

Kode Oranye dikeluarkan karena salju yang membeku menyebabkan permukaan jalan menjadi sangat licin dan berisiko tinggi bagi kendaraan maupun pejalan kaki.
Banyak warga yang terpaksa tinggal di dalam rumah dan menghentikan semua kegiatan. Terlihat beberapa mobil yang diparkir di pinggir jalan tertutup timbunan salju tebal.
Beberapa perusahaan mengizinkan karyawannya untuk tidak datang ke tempat kerja. Begitu juga dengan sekolah yang meliburkan muridnya.

Distribusi paket dan juga produk makanan mengalami hambatan, karena ruas jalan yang tertutup salju.
Kendaraan umum seperti kereta api, trem dan juga bus banyak yang tidak sesuai jadwal. Diantaranya bahkan menunda atau menghentikan beberapa jalur operasi kendaraan umum seperti jalur kereta api ke arah Amsterdam dan Den Haag.
Badai salju ini menurut KNMI, akan berlangsung sampai Sabtu depan dan ditutup dengan hujan deras pada Rabu mendatang.

